tanaman padiku

Alam Tak Pernah Berdusta

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 16 Januari 2017

Budidaya Lada

PEMBIBITAN
Bahan tanaman dapat berasal dari biji maupun stek.
Cara Menanam Lada Agar Berbuah Maksima

A. Bahan bibit asal stek
Cara ini banyak digunakan karena mudah dan murah.

B Bahan Bibit Asal Biji
Hanya dipakai ketika tidak ada lagi bahan dari bibit stek karena biayanya sangat mahal.
Bahan bibit diambilkan dari biji yang benar-benar sudah tua, dan dari buah yang terisolir yakni buah-buah yang di¬bungkus pada saat masih berupa bunga.

Syarat-syarat bahan stek yang baik :
Berasal dari sulur panjat yang tumbuhnya keatas dan menempel pada pohon sandaran.
Panjang stek setidaknya sekurang-kurangnya 7 ruas (dapat diambil terus menerus dari satu tanaman).
Stek bisa diambil dari batang yang sudah agak mengayu dan dari tanaman yang sudah berumur kurang lebih 2 tahun.
Pohon induk harus kuat, pertumbuhan yang bagus, dan daun berwarna hijau tua.

PERSIAPAN DAN PENANAMAN DI KEBUN 
cara Menanam Lada

Persiapan penanaman di kebun.
1. Sediakan tiang-tiang pemanjat (pendukung). Tiang pemanjat ada 2 macam yaitu: Tiang kayu atau beton.
2. Pohon hidup (dadap minyak, dadap duri).
3. Tiang-tiang pemanjat ditanam dengan jarak 2,5 x 2,5 m.
4. Lubang untuk tanaman dibuat pada sekeliling tiang pemanjat dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm.
5. Apabila tanah miring buatlah teras-teras atau tanamlah tanaman dengan penutup tanah.
6. Pada tanah yang datar buatlah selokan-selokan pembuang air.
Skema Penanam Lada

Penanaman di kebun.
Bibit Stek langsung ditanam pada lubang tanam yang telah dipersiapkan didekat tiang pemanjat.
Bagian stek yang dimasukkan kedalam tanah ialah 4 buku atau 4ruas.
Stek diletakkan secara miring berdekatan dengan permukaan tanah.
Sebaiknya tanah di gali terlebih dahulu kemudian dicampur dengan pupuk kandang atau kompos secukupnya. Berilah pelindung pada bibit stek yang baru ditanam tersebut.  
 
PEMELIHARAAN
Bersihkan kebun dari rumput-rumput yang menggang. Pangkaslah pohon-pohon yang menjalar keatas, pada saat musim hujan dengan pemangkasan berat dan pada musim kering dengan pemangkasan ringan. Ikat tanaman pada tiang-tiang pemanjat agar tanaman melekat pada tiang sebelum akar perekat menjadi kuat. Yang diikat hanya pada cabang yang tumbuh keatas sedangkan cabang-cabang samping tidak perlu. Buanglah tangkai-tangkai pada pangkal pohon yang menutup tanah.

Pemangkasan.
Tujuan :
Untuk memperoleh cabang samping (cabang buah) yang lebih banyak. Dan Untuk mendapatkan pohon yang lebih rimbun.
Cara pemangkasan :
Pemangkasan dlaksanakan pada ruas-ruas yang tidak terdapat tangkai-tangkai samping. Apabila tanaman sudah mempunyai 8 atau 9 ruas maka wajib dipotong pada ketinggian 25 hingga 30 cm dari tanah. Tunas yang tumbuh dari batang stek utama harus dipangkas pula dan pangkasannya bisa dijadikan sebagai bahan stek. Sulur-sulur yang kemudian tumbuh diikatkan ketiang pemanjat dan bila sudah lebih dari 10 ruas dipangkas lagi hingga tinggal 3 hingga 4 ruas dari pangkasan pertama. Pemangkasan dilakukan terus hingga sulur mencapai hingga ujung tiang pemanjat.

PEMUPUKAN PADA TANAMAN LADA
Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi pada tanaman, lada perlu diberikan pupuk organis seperti pupuk kandang, kompos dan pupuk pupuk buatan (anorganis).
Pupuk organik diberikan sebagai pupuk pendahuluan sebanyak 5 hingga 10 kg perlubang tanaman. Untuk pupuk anorganis dapat diberikan pupuk seperti Urea, KCL dan TSP

Dosis pupuk.
Dosis pupuk tergantung pada kesuburan tanah, umur tanaman, dan lain-lain.
Untuk pedoman umum pada saat pemupukan lada dengan Urea, KCL dan TSP dapat dilihat penjelasan berikut

a. Untuk tanaman muda:
I. Umur 8 hingga 12 bulan:
• Urea sebanyak 50 gr/pohon/tahun.
• TSP sebanyak 25 gr/pohon/tahun.
• KCL sebanyak 20 gr/pohon/tahun.

II. Umur 1 hingga 2 tahun:
• Urea sebanyak 100 gr/pohon/tahun.
• TSP sebanyak 50 gr/pohon/tahun.
• KCL sebanyak 40 gr/pohon/tahun.

III. Umur 2 hingga 3 tahun:
• Urea sebanyak 200 gr/pohon/tahun.
• TSP sebanyak 100 gr/pohon/tahun.
• KCL sebanyak 80 gr/pohon/tahun.

b. Untuk tanaman yang sudah berproduksi.
Dosis pupuk dapat diberikan sebagai berikut:
• Urea : 400 hingga 500 kg/Ha/Tahun.
• TSP : 400 hingga 500 kg/Ha/Tahun.
• KCL : 300 hingga 375 kg/Ha/Tahun.

Waktu pemupukan.
Pemupukan dilakukan sebaiknya 2 kali dalam setahun, yakni pada setiap musim awal penghujan dan musim akhir penghujan diberikan masing-masingnya setengah bagian dari dosis diatas.

Cara pemupukan tanaman lada.
Buatlah lubang pupuk atau saluran (parit) kecil disekeliling pangkal batang sejarak ujung dari tajuk pohon. Campurkanlah pupuk Urea, KCL dan TSP sesuai dengan dosis kemudian dimasukkan ke dalam lubang pupuk tersebut. Setelah pupuk dimasukkan segera lubang ditutup kembali oleh tanah.

Catatan:
Pupuk dapat diberikan secara sendiri-sendiri atau secara campuran. Pencampuran Urea, KCL dan TSP hanya dapat dilakukan apabila setelah pencampuran tersebut segera dilakukan pemupukan, dan pupuk yang telah di campur tadi harus habis dalam satu kali pemupukan.

PENGOLAHAN HASIL TANAMAN LADA.
Ada dua cara dalam pengolahan hasil lada yaitu berupa lada putih dan lada hitam.

Cara mendapatkan lada putih buah lada diperlakukan sebagai berikut:
Buah lada yang baru dipanen dimasukkan dalam karung dan kemudian direndam dalam air yang mengalir. setelah direndam kemudian dibersihka, bijinya dipisahkan dari kulit dan ranting, dengan cara dipijak-pijak, kemudian disaring. Setelah dipisahkan kemudian buah lada direndam kembali dalam. air mengalir 1 hingga 2 hari sehingga biji menjadi putih dan bersih. Setelah buah lada bersih kemudian biji lada dijemur hingga kering kira-kira 3 hari.

Cara mendapatkan lada hitam buah lada diperlakukan sebagai berikut:
Buah lada setelah dipanen Iangsung dijemur dipanas matahari selama kira-kira 2 hingga 3 hari.
Sambil menjemur buah lada dipisahkan dari ranting-rantingya. Kemudian diayak hingga bersih.

Sumber : http://inspirasiberkebun.blogspot.co.id/2016/03/cara-menanam-lada-agar-berbuah-maksimal.html


Share:

Senin, 07 Desember 2015

Semuanya berawal dari mimpi

Semuanya berawal dari mimpi

Kalimat itu memberikan saya pencerahan tentang memaknai hidup ini, awalnya saya merasa bahwa penghasilan atau gaji yang diterima setiap bulan sudah lebih dari cukup untuk menghidupi keluarga (sangat bersukur sekali), namu jika keadaan ini tidak ada perubahan, dan kebutuhan hidup HANYA mengandalkan gaji gimana masadepan anak-anak nanti??
Berawal dari coba-coba investasi yang katanya keuntungannya gede, pertengahan tahun 2014 saya tertarik dan mencobanya tanpa didasari ilmu yang memadai dan perhitungan akhirnya apa yang terjadi???modal yang di keluarkan ambblass semua..itu membuat saya jera? TIDAK membuat saya Shock Ya tapi tidak lama,..
nanti dilanjut lagi..
Share:

Senin, 13 Mei 2013

Foto Lapangan




Share:

Selasa, 02 Agustus 2011

belajar photoshop


to-foto artis seperti Sandra Dewi & Nia Ramadhani, yang banyak beredar di Internet dibuat dengan Adobe Phostoshop. Hasil gambar olahan Adobe Photoshop ini juga banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Saat ini Adobe telah mengeluarkan Adobe Photoshop CS3 yang lebih powerfull. Versi sebelumnya, yaitu Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS, dan Adobe Photoshop 7, masih sering dipakai untuk komputer lama (pentium 3 ke bawah). Tutorial Adobe Photoshop ini dibagi dalam 6 Bab.



1.1. Apa itu Adobe Photoshop?
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Untuk download Adobe Photoshop klik di sini.
1.2. Mengenal Area Kerja
Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg yang ada pada CD Tutorial bagian BAB I (lihat gambar 1.1).
Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop
Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.
1.3. Praktek Bab 1
1.3.1. Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
1.3.2. Mengubah ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
1.3.3. Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
1.3.4. Mencerminkan dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
1.3.5. Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
1.3.6. Memindahkan gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
1.3.7. Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.


2.1. Menyeleksi Gambar
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
  1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
  2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
  3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.
Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
  1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
  2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.
2.2. Tool-tool yang lain
Tool pada Adobe Photoshop
2.3. Praktek Bab II
2.3.1. Rectangular Marquee Tool
Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
2.3.2. Elliptical Marquee Tool
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.
2.3.3. Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.
2.3.4. Polygonal Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.
2.3.5. Magnetic Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.
2.3.6. Magic Wand Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool
2.3.3. Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
2.3.3. Healing Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.
2.3.4. Spot Healing Brush Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.
Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.
2.3.5. Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.
http://tutorialgratis.files.wordpress.com/2008/03/tutorial-photoshop-image006.jpg?w=490
2.3.6. Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.
2.3.7. Clone Stamp Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
2.3.8. Background Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.
2.3.9. Magic Eraser Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.
2.3.10. Color Replacement Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
2.3.11. Blur, Sharpen, dan Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
2.3.12. Dogde, Burn, dan Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).


3.1. Sekilas mengenai warna
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
3.2. Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
3.3. Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
3.4. Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
3.5. Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.
3.6. Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.
3.7. Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
3.8. Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
3.9. Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
3.10. Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.
3.11. Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
3.12. Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.
Tutorial Adobe Photoshop - Match Color
Tutorial Adobe Photoshop - Match Color


4.1. Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.
Tutorial Adobe Photoshop - Horisontal Type Tool
4.2. Horisontal Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
4.3. Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
4.4. Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.


5.1. Memahami Layer
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
5.2. Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.
Tutorial Adobe Photoshop - Quick Mask Mode
Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
5.3. Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.
Tutorial Adobe Photoshop - Layer Mask
5.4. Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.
Tutorial Adobe Photoshop - Layer Style


6.1. Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Liquify
6.2. Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Vanishing Point
6.3. Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Blur

Navigasi dalam halaman Tutorial Adobe Photoshop komplit:

Disarikan dari berbagai sumber, salah satunya adalah: Buku 7 Jam Belajar Adobe Photoshop untuk Orang Awam, Penerbit Maxikom, buku yang sangat bagus untuk pemula, dilengkapi CD berisi video tutorial.
999
Share:

Blogger templates